Membaca Mantra Harus Seberapa Sering?

Bahasan kita kali ini, kaitannya adalah seputar mantra. Ketika kita mengamalkan suatu ajian tertentu, atau menggunakan benda bertuah, maka biasanya ada mantra yang turut diajarkan. Nah, mantranya ini perlu dibaca seberapa sering? Itulah yang akan kita bahas.

Kita mulai dari ajian dulu. Karena namanya ajian, maka lazimnya berupa seperangkat doa, atau seperangkat amalan. Ada lelakunya, ada doa atau mantranya juga. Tiap-tiap ajian, biasanya sudah memiliki aturan yang jelas. Termasuk soal berapa kali mantra perlu dibaca.

Jadi bila Anda mengamalkan ajian tertentu, entah itu ajian pengasihan atau keselamatan, maka bacalah mantranya sejumlah yang dipersyaratkan. Bila dipersyaratkan untuk membaca mantra sebelas kali, misalnya pada saat pergantian hari, maka bacalah sebelas kali pada waktu yang dimaksud. Selama kurun waktu yang ditentukan.

Sedangkan untuk Anda yang menggunakan sarana spiritual, berupa benda bertuah, maka mantra bisa dibaca sesuai kebutuhan. Jadi sekiranya masih ada hajat atau keinginan yang hendak diwujudkan, maka bacalah mantra atau doanya secara rutin. Makin rutin, makin baik. Bacalah mantranya dalam jumlah ganjil. Misalnya diulang 7 kali, 9 kali, atau 11 kali.


Baca Juga :


Banyak orang berpikir, bahwa jika menggunakan pegangan yang berupa benda, maka tidak perlu baca doa lagi. Padahal tidak seperti itu. Sebuah benda bertuah, memang akan tetap memancarkan energinya. Tetapi jika tidak diarahkan, maka energi tersebut tidak akan bekerja secara maksimal.

Disitulah fungsinya doa atau mantra, yang diajarkan bersama benda bertuah ini. Yaitu untuk melontarkan, atau mengarahkan energi benda bertuah tersebut, sesuai keinginan dan kebutuhan kita.

Ibaratnya air sungai. Kita biarkan pun, selama sumbernya masih ada, yang di sungai tetap akan ada air. Tetapi bila niat kita adalah untuk mengairi persawahan, maka tentu saja akan lebih maksimal, bila air ini dibuatkan saluran. Kurang lebihnya seperti itu.

Dalam hal ini, tentu saja, jawaban saya berlaku untuk layanan yang memang saya sediakan. Berlaku untuk ajian, atau sarana spiritual yang berasal dari saya. Selama Anda mengikuti panduan tertulis yang diberikan, maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

Apakah jika suatu saat kita berhenti membaca mantra, maka energinya akan hilang? Tidak. Kalaupun mantra sudah lama tidak dibaca, nantinya Anda bisa memulai kembali membaca doanya secara rutin. Energinya tidak akan hilang.

Yang penting, jika berupa ajian, maka amalannya sudah pernah Anda selesaikan. Sedangkan bila berupa benda bertuah, yang penting Anda sudah melakukan aktivasi atau penyelarasan.

Kurang lebihnya demikianlah, yang dapat saya sampaikan, seputar berapa kali mantra perlu dibaca. Semoga bisa memberikan sedikit pencerahan.